Langsung ke konten utama

Keindahan Wakatobi (Beautiful of Wakatobi)

Keindahan Wakatobi, Indonesia

Pic by: Jenny Huang
Taman Nasional Wakatobi merupakan Taman Nasional bawah laut di  Indonesia yang memiliki berbagai keidahan alami bawah laut. Wakatobi  merupakan salah satu tempat yang paling diminati di Indonesia, dimana wisatawan dapat berenang, menyelam dan melakukan snorkeling untuk melihat keindahan ekosistem bawah laut yang menakjubkan.

Taman Nasional Wakatobi memiliki luas area lebih dari 1 juta hektar. Nama Wakatobi sendiri berasal dari nama 4 Pulau utama yang dilingkupinya, yaitu Pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko (Wa-Ka-To-Bi). Taman Nasional bawah laut ini terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Southeast Sulawesi) Indonesia. Dikatakan, area Wakatobi ini merupakan area Wallacea yang menjadi perbatasan antara hewan-hewan khas Asia dan Australia.

Pic by: Jenny Huang
Wakatobi ini sendiri terkenal diantara para Penyelam. Di Wakatobi, wisatawan dapat menikmati keindahan laut berupa lebih dari seratus macam jenis terumbu karang, yang konon hampir seluruh jenis terumbu karang dunia ada di sini. Selain itu, pengunjung wisata juga dapat melihat keindahan biota laut lainnya yakni hampir seratus jenis ikan. Beberapa spesies ikan baru dapat ditemukan di perairannya dengan warna-warna yang cantik.

Tak hanya sebatas itu, di Wakatobi juga terdapat spesies Burung Laut dan juga yang tidak kalah terkenal yaitu Penyu-penyu (Turtles) laut yang menarik  perhatian pengunjung. Tak sedikit sarang telur penyu  ditemukan di tempat ini. Pemerintah dan warga setempat berusaha menjaga kelestarian penyu dengan mengawasi penangkapan dan penjualan penyu yang dijual hingga keluar pulau. Penyu-penyu dapat banyak ditemukan di Pulau Anano, Runduma dan Cuwu-cuwu.

Tempat wisata yang memiliki perairan lebih dari 90% ini gencar dipromosikan beberapa tahun ini dan telah dikenal berbagai wisatawan Di Wakatobi juga terus dilakukan pengembangan kunjungan dengan Kapal Pesiar (Yacth) demi menciptakan kenyamanan pengunjung. Di daerah ini, wisatawan juga dapat melihat dan mempelajari berbagai kebudayaan masyarakat setempat. Tak sedikit wisatawan yang pernah datang ke Wakatobi, baik Wisatawan Lokal maupun Wisatawan Asing.

Pic by: Craig D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Monumen Menara Iblis (The Devil's Tower Monument)

Monumen Menara Iblis (The Devil's Tower Monument) Pic by: Jason Sturner The Devil's Tower Monument (Monumen Menara Iblis), merupakan menara yang sangat besar  dan terbentuk secara alami tanpa campur  tangan manusia. Menara ini merupakan gunung batu yang menjulang dengan tinggi 1266 ft (kaki), atau setara dengan  386 meter diatas dataran sekelilingnya. Bentuknya yang tinggi serta memiliki sisi yang hampir tegak lurus, membuatnya menjadi unik. Devil's Tower ini berada di timur laut Wyoming, Amerika Serikat. Gunung batu ini diperkirakan  terbentuk  sejak puluhan juta tahun yang lalu akibat aktivitas vulkanik bumi. Selain itu, pengikisan di sisi gunung ini membuat bentuk gunung ini menjadi semakin menarik. Sisi gunung ini tampak bergaris-garis lurus memanjang seperti dikeruk atau diukir dengan suatu benda. Gunung ini ditemukan oleh Kolonel Richard Irving Dodge pada tahun 1875. Setelah itu pada tanggal 24 September 1906, Devil's Tower diresmikan ol...

Misteri dari Kota-kota Hilang di Dunia

1. Machu Picchu, Peru   Meskipun penemuan arkeologis Machu Picchu berasal hampir seratus tahun yang lalu, namun ahli sejarawan masih ragu dengan fungsi benteng Inca kuno ini. Inca tidak memiliki sistem penulisan dan tidak meninggalkan catatan tertulis, dan para arkeolog telah menyusun potongan-potongan peninggalan sebagai bukti mengapa Machu Picchu dibangun, apa tujuan dilakukannya hal itu, dan kemudian mengapa tempat itu begitu cepat ditinggalkan.   2.Petra, Jordan Kota Petra merupakan jantung  pusat perdagangan yang dinamis yang telah lenyap dari peta di abad ketujuh. Tempat itu terdiam seribu tahun di bawah debu dan reruntuhan, hingga pada tahun 1812, seorang sarjana Swiss menyamar sebagai pedagang Badui mengidentifikasi reruntuhan ibukota Nabatea kuno. Di seluruh rangkaian ngarai gurun yang tersebar di selatan Yordania, Petra muncul lebih dari 2.000 tahun lalu pada persimpangan utama jalur perdagangan antara kafilah Arab Saudi, Suriah, Palesti...