Langsung ke konten utama

Monumen Menara Iblis (The Devil's Tower Monument)

Monumen Menara Iblis (The Devil's Tower Monument)

Pic by: Jason Sturner
The Devil's Tower Monument (Monumen Menara Iblis), merupakan menara yang sangat besar  dan terbentuk secara alami tanpa campur  tangan manusia. Menara ini merupakan gunung batu yang menjulang dengan tinggi 1266 ft (kaki), atau setara dengan  386 meter diatas dataran sekelilingnya. Bentuknya yang tinggi serta memiliki sisi yang hampir tegak lurus, membuatnya menjadi unik.

Devil's Tower ini berada di timur laut Wyoming, Amerika Serikat. Gunung batu ini diperkirakan  terbentuk sejak puluhan juta tahun yang lalu akibat aktivitas vulkanik bumi. Selain itu, pengikisan di sisi gunung ini membuat bentuk gunung ini menjadi semakin menarik. Sisi gunung ini tampak bergaris-garis lurus memanjang seperti dikeruk atau diukir dengan suatu benda. Gunung ini ditemukan oleh Kolonel Richard Irving Dodge pada tahun 1875. Setelah itu pada tanggal 24 September 1906, Devil's Tower diresmikan oleh Presiden AS (Theodore Roosevelt) sebagai Monumen Nasional Amerika Serikat. Pada saat itu Devil's Tower merupakan Monumen pertama yang diresmikan di AS. Ruang lingkup wilayah monumen ini mencakup luas lebih dari 500 haektar.

Pic by: Jason Sturner
Pada awalnya monumen ini memiliki berbagai sebutan atau nama, antara lain Bad God's Tower lalu berubah menjadi Devil' Tower. Selain itu, monumen tersebut memiliki banyak nama lain dari tiap suku-suku asli setempat ketika jaman dulu, antara lain Bear's House, Bear's Tipi, Tree Rock, dan Bear's Lodge. Kata Beruang (Bear) berasal dari kisah atau legenda suku masyarakat asli setempat, yang mana tiap suku mempunyai versi cerita yang berbeda-beda. Namun dari tiap legenda tersebut memiliki persamaan, yakni beberapa anak manusia yang kemudian di kejar oleh beruang raksasa, lalu anak-anak tersebut lari  ke atas sebuah batu. Kemudian Sang Punguasa mengangkat batu tersebut menjadi tinggi hingga tidak mampu digapai oleh beruang tersebut. Pada saat itu diceritakan pula bahwa beruang tersebut berusaha keras menggapai anak-anak manusia tersebut dengan mencoba memanjat, maka tertinggallah bekas cakar beruang tersebut pada sisi batu menjulang itu yang mirip ukiran vertikal yang besar.

Walaupun pada awalnya banyak yang berkata bahwa Devil's Tower sulit untuk di panjat (disebabkan tebingnya yang tegak lurus), namun sekarang ini Ribuan pemanjat tebing berhasil mancapai puncaknya tiap tahunnya.

Di dataran sekitar Devil's Tower juga banyak ditumbuhi Pepohonan serta berbagai jenis bunga. Bagi suku asli Amerika setempat, hingga  kini menara tersebut terus diyakini sebagai tempat suci. Jadi tak heran jika tiap tahunnya Mayarakat melakukan Ritual Suci dan juga terdapat kain-kain yang diikat di Pohon-pohon sekitar Devil's Tower.

Monumen Devil's Tower ini sangat terkenal bagi para pemanjat tebing (Climbing) dan menjadi kunjungan yang menarik, tidak hanya bagi pemanjat tebing tapi juga bagi pengunjung biasa yang ingin melihat Monumen ini dari dekat. Devil's Tower bahkan pernah dimasukkan dalam sebuah Film fiksi berjudul 'Close Encounters of the Third Kind' pada tahun 1977 karya Steven Spielberg.
Pic by: Jim Bowen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri dari Kota-kota Hilang di Dunia

1. Machu Picchu, Peru   Meskipun penemuan arkeologis Machu Picchu berasal hampir seratus tahun yang lalu, namun ahli sejarawan masih ragu dengan fungsi benteng Inca kuno ini. Inca tidak memiliki sistem penulisan dan tidak meninggalkan catatan tertulis, dan para arkeolog telah menyusun potongan-potongan peninggalan sebagai bukti mengapa Machu Picchu dibangun, apa tujuan dilakukannya hal itu, dan kemudian mengapa tempat itu begitu cepat ditinggalkan.   2.Petra, Jordan Kota Petra merupakan jantung  pusat perdagangan yang dinamis yang telah lenyap dari peta di abad ketujuh. Tempat itu terdiam seribu tahun di bawah debu dan reruntuhan, hingga pada tahun 1812, seorang sarjana Swiss menyamar sebagai pedagang Badui mengidentifikasi reruntuhan ibukota Nabatea kuno. Di seluruh rangkaian ngarai gurun yang tersebar di selatan Yordania, Petra muncul lebih dari 2.000 tahun lalu pada persimpangan utama jalur perdagangan antara kafilah Arab Saudi, Suriah, Palesti...

Keindahan Wakatobi (Beautiful of Wakatobi)

Keindahan Wakatobi, Indonesia Pic by: Jenny Huang Taman Nasional Wakatobi merupakan Taman Nasional bawah laut di  Indonesia yang memiliki berbagai keidahan alami bawah laut. Wakatobi  merupakan salah satu tempat yang paling diminati di Indonesia, dimana wisatawan dapat berenang, menyelam dan melakukan snorkeling untuk melihat keindahan ekosistem bawah laut yang menakjubkan. Taman Nasional Wakatobi memiliki luas area lebih dari 1 juta hektar. Nama Wakatobi sendiri berasal dari nama 4 Pulau utama yang dilingkupinya, yaitu Pulau Wa ngi-wangi, Ka ledupa, To mia, dan Bi nongko (Wa-Ka-To-Bi). Taman Nasional bawah laut ini terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Southeast Sulawesi) Indonesia . Dikatakan, area Wakatobi ini merupakan area Wallacea yang menjadi perbatasan antara hewan-hewan khas Asia dan Australia. Pic by: Jenny Huang Wakatobi ini sendiri terkenal diantara para Penyelam. Di Wakatobi, wisatawan dapat menikmati keindahan laut berupa lebih dar...